««•»»
Surah At Takwiir 4
وَإِذَا العِشارُ عُطِّلَت
««•»»
wa-idzaa al'isyaaru 'uththhilath
««•»»
Dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak diperdulikan)
««•»»
when the pregnant camels are neglected,
««•»»
Yang merupakan harta paling berharga milik orang Arab ketika itu. Demikian pula harta lainnya yang paling mereka sukai akan mereka tinggalkan ketika terjadi hari Kiamat.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
“Dan apabila unta-unta bunting telah dibiarkan.”
Dengan ayat ini, suasana lebih didekatkan lagi ke dalam masyarakat pada masa ayat mulai diturunkan. Unta bunting sangatlah manja pada pemeliharaan orang yang empunya. Karena diharapkan pada anaknya yang akan lahir. Unta bunting adalah mengandung tambahan kekayaan. Bila kiamat telah datang, orang tidak peduli lagi kepada unta bunting yang selama ini dipelihara baik-baik itu. Gambaran kecil dapat kita lihat pada waktu negeri dalam perang besar dan orang pada mengungsi meninggalkan kampung halamannya, karena melarikan diri dari serbuan musuh. Maka ayam-ayam ternak, kucing, anjing sampai kepada kambing ternak tidak diperdulikan orang lagi. Semuanya telah tersia-sia, karena orang lari meninggalkan rumahnya, membawa dan memelihara nyawanya dengan sebungkus pakaian saja. Ini telah kami alami pada permulaan perang ketika Tentara Belanda tidak dapat mempertahankan negeri lagi dari serbuan tentara Jepang di tahun 1942. Sebab itu maka unta bunting yang dibiarkan tersia-sia adalah lambang dari perasaan gugup dan panik.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
(Dan apabila unta-unta yang bunting) unta-unta yang sedang bunting (ditinggalkan) dibiarkan begitu saja tanpa penggembala atau tanpa diperah susunya, karena mereka disibukkan oleh peristiwa yang dahsyat, sehingga mereka lupa akan segala-galanya. Sesungguhnya unta yang sedang bunting itu merupakan harta yang paling berharga di kalangan mereka.
««•»»
and when the pregnant camels are neglected, abandoned without a herdsman or anyone to milk them, on account of the matter that has come over them — even though [previously] no wealth was dearer to them than these [pregnant camels];
Surah At Takwiir 4
وَإِذَا العِشارُ عُطِّلَت
««•»»
wa-idzaa al'isyaaru 'uththhilath
««•»»
Dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak diperdulikan)
««•»»
when the pregnant camels are neglected,
««•»»
Yang merupakan harta paling berharga milik orang Arab ketika itu. Demikian pula harta lainnya yang paling mereka sukai akan mereka tinggalkan ketika terjadi hari Kiamat.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
“Dan apabila unta-unta bunting telah dibiarkan.”
Dengan ayat ini, suasana lebih didekatkan lagi ke dalam masyarakat pada masa ayat mulai diturunkan. Unta bunting sangatlah manja pada pemeliharaan orang yang empunya. Karena diharapkan pada anaknya yang akan lahir. Unta bunting adalah mengandung tambahan kekayaan. Bila kiamat telah datang, orang tidak peduli lagi kepada unta bunting yang selama ini dipelihara baik-baik itu. Gambaran kecil dapat kita lihat pada waktu negeri dalam perang besar dan orang pada mengungsi meninggalkan kampung halamannya, karena melarikan diri dari serbuan musuh. Maka ayam-ayam ternak, kucing, anjing sampai kepada kambing ternak tidak diperdulikan orang lagi. Semuanya telah tersia-sia, karena orang lari meninggalkan rumahnya, membawa dan memelihara nyawanya dengan sebungkus pakaian saja. Ini telah kami alami pada permulaan perang ketika Tentara Belanda tidak dapat mempertahankan negeri lagi dari serbuan tentara Jepang di tahun 1942. Sebab itu maka unta bunting yang dibiarkan tersia-sia adalah lambang dari perasaan gugup dan panik.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
(Dan apabila unta-unta yang bunting) unta-unta yang sedang bunting (ditinggalkan) dibiarkan begitu saja tanpa penggembala atau tanpa diperah susunya, karena mereka disibukkan oleh peristiwa yang dahsyat, sehingga mereka lupa akan segala-galanya. Sesungguhnya unta yang sedang bunting itu merupakan harta yang paling berharga di kalangan mereka.
««•»»
and when the pregnant camels are neglected, abandoned without a herdsman or anyone to milk them, on account of the matter that has come over them — even though [previously] no wealth was dearer to them than these [pregnant camels];
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
•[AYAT 3]•[AYAT 5]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
4of29
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://tafsir.cahcepu.com/attakwir/at-takwir-1-14/
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=81&tAyahNo=4&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#81:4
•[AYAT 3]•[AYAT 5]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
4of29
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://tafsir.cahcepu.com/attakwir/at-takwir-1-14/
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=81&tAyahNo=4&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#81:4


Tidak ada komentar:
Posting Komentar