Senin, 31 Agustus 2015

[081] At Takwiir Ayat 006

««•»»
Surah At Takwiir 6

وَإِذَا البِحارُ سُجِّرَت
««•»»
wa-idzaa albihaaru sujjirath
««•»»
Dan apabila lautan dijadikan meluap.
««•»»
when the seas are set afire,
««•»»

Yakni dinyalakan, sehingga menjadi api yang besar yang menyala-nyala.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

“Dan apabila lautan telah menggelagak.”
Menggelagak atau mendidih airnya melimbak keluar saking sangat panasnya, sehingga menurut satu tafsir dari Adh-Dhahhak dan Mujahid, demikian mendidihnya, sehingga air di sungai dan danau-danau yang tawar telah dilimbaki oleh air lautan yang mendidih itu.

Ubai bin Ka’ab (salah seorang sahabat Rasulullah SAW) menggambarkan keadaan pada waktu itu demikian: “Adalah enam hari yang hebat sebelum berdiri kiamat itu. Sedang manusia berhilir mudik di dalam pasar, tiba-tiba padam cahaya matahari dan jelaslah cahaya bintang-bintang; mereka pun menjadi tercengang dan merasa dahsyat. Sedang mereka terbingung-bingung demikian rupa, tiba-tiba bintang-bintang itu pun berkisar dari tempatnya dan berjatuhan. Seketika masih terbingung ketakutan, meluncurlah gunung-gunung merata ke alas bumi; maka bergeraklah bumi, bergoncang dan terbakar, kemudian menjadi abu semua. Semua menjadi bingung kehilangan akal, sehingga manusia mencari jin dan jin mencari manusia, dan bercampur-aduklah binatang jinak, binatang liar dan segala serangga dan burung-burung, menggelombang yang setengah kepada yang setengah; itulah yang dimaksud dengan binatang-binatang buas dikumpulkan.

Lalu berkatalah jin kepada manusia: “Kami akan pergi menyelidiki apa yang terjadi, tinggallah di sini!” Lalu jin itu pun pergilah menyelami laut. Tetapi mereka segera keluar, sebab laut sudah menjadi api yang bernyala-nyala,” dan seterusnya. Tentu saja hal ini adalah gambaran terdahulu dari yang akan kejadian kelak kemudian hari yang akan lebih hebat daripada apa yang dilukiskan itu.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan apabila lautan dinyalakan) lafal ini dapat dibaca Sujjirat, dan Sujirat, artinya dinyalakan sehingga lautan itu menjadi api.
««•»»
and when the seas are set afire (read sujirat or sujjirat), [when] they are set alight and become [a mass of] fire;
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 5][AYAT 7]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
6of29
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://tafsir.cahcepu.com/attakwir/at-takwir-1-14/
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=81&tAyahNo=6&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#81:6

Tidak ada komentar:

Posting Komentar